Senin, 02 Desember 2013

Bahasa Korea

(Bahasa Korea)

1. Sapaan - insa (part 1)
Annyeonghaseyo
ungkapan salam universal ini secara harafiah mempunyai makna "apa kah anda dalam keadaan damai?" jawaban dari salam ini berupa ulangan frasa tersebut dengan di dahului kata (ne) yang maknanya "ya".
Ne, annyeonghaseyo
versi yang lebih resmi terhadap ungkapan ini adalah:
Annyeong hashimnikka?
Ne, anyeong hasimnikka.
Bogi (contoh):
selamat pagi, tuan Cho?
- Cho sonsaengnim, annyeong hashimnikka?

Halo nona Park.
Park yang, annyeong hasimnikka?

2. Halo! (untuk menarik perhatian orang, dan untuk menjawab di telepon)
Yoboseyo ! (halo !)

#Agung G.

Bahasa Arab

Bahasa arab sama dengan bahasa-bahasa yang lainnya, namun yang sangat di sayangkan kebanykan dari kita kurang meminati nya, padahal ia adl bahasa para penduduk ahli surga, bahasa Al-Qur'an, bahsa al hadits, bahasanya para nabi dan rosul, basanya para sahabat.
mungkin salah satu alasan mrka adl bahwa bahasa arab ini "susah" baik darisegi pelafalan, hafalan, tulisan, dan huruf-huruf nya, atau ada juga yang beralasan bahwa bahasa arab ini "ga modern" tidak ngetren / alasan-alasan yang lainnya yang hanya membuat kita semakin jauh dari memahami bahasa tersebut.
ingat semua itu kembali kepada diri kita, tolak ukur bahasa bukan di nilai dri segi trendi / tidaknya, tpi dari segi "KEKAYAAN SASTRANYA". kita tahu bahwa lbih dri skian % bahasa kita mengambil dari bahasa arab, bahkan mengalahkan bhsa yang kala ini ngetren skalipun (inggris & korea) salah satu contohnya : makna (معنى), paham (فهم), anda (أنت), masyhur / terkenal (مشهور) dll yang masih banyak lagi persamaannya..
so kalau kita mencintai bahasa , maka cintailah bahasa yang mengandung sastra yang tinggi, dan bahasa yang sopan namun agresif.
شكرا

والسلام عليكم ورحمه الله

(Z-B)

Sabtu, 01 Juni 2013

Join Facebook

http://www.facebook.com/cintabahsabahasa98

Bahasa Arab

Bahasa Arab (اللغة العربية al-lughah al-‘Arabīyyah, atau secara ringkas عربي ‘Arabī) adalah salah satu bahasa Semit Tengah, yang termasuk dalam rumpun bahasa Semit dan berkerabat dengan bahasa Ibrani dan bahasa-bahasa Neo Arami. Bahasa Arab memiliki lebih banyak penutur daripada bahasa-bahasa lainnya dalam rumpun bahasa Semit. Ia dituturkan oleh lebih dari 280 juta orang[1] sebagai bahasa pertama, yang mana sebagian besar tinggal di Timur Tengah dan Afrika Utara. Bahasa ini adalah bahasa resmi dari 25 negara, dan merupakan bahasa peribadatan dalam agama Islam karena merupakan bahasa yang dipakai oleh Al-Qur'an. Berdasarkan penyebaran geografisnya, bahasa Arab percakapan memiliki banyak variasi (dialek), beberapa dialeknya bahkan tidak dapat saling mengerti satu sama lain. Bahasa Arab modern telah diklasifikasikan sebagai satu makrobahasa dengan 27 sub-bahasa dalam ISO 639-3. Bahasa Arab Baku (kadang-kadang disebut Bahasa Arab Sastra) diajarkan secara luas di sekolah dan universitas, serta digunakan di tempat kerja, pemerintahan, dan media massa.
Bahasa Arab Baku berasal dari Bahasa Arab Klasik, satu-satunya anggota rumpun bahasa Arab Utara Kuna yang saat ini masih digunakan, sebagaimana terlihat dalam inskripsi peninggalan Arab pra-Islam yang berasal dari abad ke-4.[4] Bahasa Arab Klasik juga telah menjadi bahasa kesusasteraan dan bahasa peribadatan Islam sejak lebih kurang abad ke-6. Abjad Arab ditulis dari kanan ke kiri.
Bahasa Arab telah memberi banyak kosakata kepada bahasa lain dari dunia Islam, sama seperti peranan Latin kepada kebanyakan bahasa Eropa. Semasa Abad Pertengahan bahasa Arab juga merupakan alat utama budaya, terutamanya dalam sains, matematik adan filsafah, yang menyebabkan banyak bahasa Eropa turut meminjam banyak kosakata dari bahasa Arab.